Danau-danau yang ada di wilayah Kota Jambi seluruhnya terbentuk secara alami diantaranya Danau Sipin, Danau Teluk dan Danau Buluran. Danau Sipin memiliki pemandangan panorama yang khas, dengan deretan perumahan khas melayu Jambi. Danau Sipin pada hakikatnya termasuk kategori Danau Laguna karena permukaan airnya dipengaruhi Sungai Batanghari melalui Anak Sungai Legok sebagai penghubungnya.

Obyek wisata Danau Sipin merupakan salah satu potensi wisata yang dimiliki Kota Jambi. Kawasan Danau Sipin terdapat di Kecamatan Danau Sipin dan Kecamatan Telanaipura tepatnya di Kelurahan Legok, Kelurahan Sungai Putri, Kelurahan Telanaipura dan Kelurahan Buluran. Kawasan Danau Sipin memiliki panjang sekitar 4.500 meter dan lebar rata-rata sekitar 300 meter lebih dengan kedalaman danau 2-6 meter. Danau Sipin memiliki lokasi yang strategis di tengah Kota Jambi, prasarana pendukung (jalan) yang memadai dan potensi ketersediaan lahan untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata alam dan buatan serta memiliki keunikan Melayu Jambi berupa rumah-rumah panggung di sekitar danau dan adanya Makam Raja-raja dan Sultan Jambi serta peninggalan/situs bersejarah lainnya yang tersebar dan sebagian besar belum terkelola dengan baik. Dengan panorama alam yang indah alami dan kondisi air cukup tenang serta bentuk danau yang panjang dan melingkari Pulau Sipin, alam di sepanjang danau ini masih terlihat alami yang ditumbuhi semak belukar dengan pohon-pohon yang rimbun.

Pada beberapa sisi danau dimanfaatkan oleh masyarakat untuk keramba ikan, sisi lainnya merupakan lokasi latihan atlit dayung. Cabang olah raga ini telah mengharumkan Kota Jambi ke dunia internasional melalui kejuaraan Perahu Naga di Malaysia, Hongkong dan China.