Puluhan karya tari baru sering terlahir dari ajang kompetisi Festival tari melayu ini. Helatan ini dilaksanakan dua tahun sekali dalam event “Pesona Kreasi Tanah Pilih” beragam tema dan judul karya tari telah diangkat oleh para seniman daerah untuk menunjukkan karya terbaiknya. Tak kurang dari 300 seniman dari sebelas kabupaten/kota di wilayah Provinsi Jambi terdiri atas;  penari, pemusik, perias, penata tari, penata musik, dan pengamat seni, hadir untuk turut serta berkompetisi.

Festival Tari Melayu Jambi, merupakan sarana apresiasi seni tari daerah, serta sebagai puaya untuk mendukung program pemerintah dalam bidang pelestarian dan pengembangan seni tari secara nasional. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang apresiasi, kompetisi dan evaluasi dalam hal penggarapan tari, guna memacu penata tari dalam memperkaya penbendaharaan khasanah seni tari daerah. Selanjutnya kegiatan ini adalah untuk meningkatan produktivitas, kreativitas, dan kualitas seniman Indonesia.

Selain itu juga untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan apresiasi budaya antar pelaku seni, pemerhati, dan masyarakat jambi pada umumnya. Bentuk dari kegiatan festival ini juga adalah pagelaran bersama yang bersifat evaluatif, apresiatif, kooperatif, dan kompetitif. Materi tari yang ditampilkan oleh para peserta adalah tari garapan baru yang berpijak pada tari daerah dengan durasi penampilan maksimal 7 menit. Garapan gerak, musik, dan rias busana harus mencerminkan kekhasan daerah masing – masing.