Menteri Fadli Zon: Empat Pilar Utama Kebijakan Pemajuan Kebudayaan dalam Era Digitalisasi

Admin

06 April 2026

DISPARBUD KOTA JAMBI - Dalam pelantikan 11 pejabat di lingkungan Kementerian Kebudayaan, Fadli Zon menekankan pentingnya efisiensi dan koordinasi. Ia mendorong percepatan pengambilan keputusan yang berdampak signifikan bagi publik. Hal ini harus didasari oleh kompetensi dan integritas tinggi dari para pemimpin. (Jumat, 3 April 2026 di Jakarta).

Fadli Zon meminta agar seluruh jajaran kementerian memangkas prosedur yang dianggap tidak memberikan nilai tambah. "Pangkas prosedur yang tidak memberikan nilai tambah. Perkuat efisiensi, koordinasi, dan percepat pengambilan keputusan yang berdampak nyata berdasarkan kompetensi serta integritas tinggi," katanya dalam penyambutan acara tersebut.

Fadli juga menggarisbawahi pentingnya sinergi lintas sektor, baik di dalam kementerian sendiri maupun dengan para pelaku budaya lainnya. Ia menyatakan bahwa kerja sama dengan pihak non-pemerintah merupakan kunci untuk memperluas jangkauan program pemajuan kebudayaan nasional. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan dampak positif dari kebijakan yang diambil.

sementara itu, Fadli Zon menambahka ada empat pilar utama kebijakan kebudayaan yang harus diperkuat oleh pejabat baru, yaitu: internalisasi nilai pendidikan, pengembangan ekonomi budaya, diplomasi budaya sebagai kekuatan lunak, dan budaya sebagai pengikat persatuan bangsa. Keempat pilar ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang baru diemban oleh para pejabat.

Lebih jauh, Fadli mendorong percepatan transformasi digital dalam pengelolaan data dan aset budaya.

"Digitalisasi sangat penting untuk mempermudah akses informasi bagi masyarakat luas, sehingga Program Pemajuan Kebudayaan dapat diakses oleh semua kalangan" tandasnya.